Showing posts with label News Feature. Show all posts
Showing posts with label News Feature. Show all posts

Monday, August 19, 2013

We.Hum Collective Presents Humming Mad #8 (Glimpse)


“Humming Mad #8: Glimpse”

VENUE:
Rumah Bintang
Jalan Raya Pasar Minggu no. 33,
Jakarta, Indonesia

WAKTU:
Jumat, 23 Agustus 2013
17:00 WIB - selesai

HTM:
Rp.25.000,-

TENTANG HUMMING MAD #8: GLIMPSE
Tak terasa Agustus sudah menampakkan wajahnya. Sudah hampir setengah tahun berlalu sejak sesi terakhir Humming Mad. Pada sesi sebelumnya, kami berkesempatan untuk menjamu Pairs, unit noise rock asal Shanghai, China. Kali ini kami mendapatkan kehormatan untuk menjamu kawan kami dari Singapura, yakni Tapestry dan Fight Me Dragon. Pesta seperti apakah yang akan kami gelar pada sesi Humming Mad kali ini untuk menyambut mereka?
GLIMPSE.
Pada perayaan kali ini kami ingin mengajak kalian untuk mengintip kembali rasa yang jauh tersembunyi di dalam balutan kulit persona-persona yang kalian gunakan untuk menerjang keseharian yang menuntut matinya rasa untuk melaluinya. Ya, kami dari we.hum collective ingin mengajak kalian untuk kembali merayakan perasaan dan emosi.
Berikut adalah para penampil yang kami undang untuk turut merayakan pesta rasa di sesi Humming Mad kali ini:

1. Tapestry
Unit emo/post-hardcore asal Singapura. Mereka membawakan lantunan emo 90's a la grup-grup dari kawasan Midwest, Amerika Serikat seperti Mineral, Texas is The Reason, Christie Front Drive, Braid, dan Sunny Day Real Estate.
Simak materi mereka di:
Bandcamp: http://sgtapestry.bandcamp.com/

2. Fight Me Dragon
Masih dari Singapura, ada Fight Me Dragon. Mereka adalah proyek akustik dari anggota-anggota Sjanse, grup skramz/post-hardcore/the wave asal Singapura yang pernah bermain di Bandung awal tahun 2013 ini.

3. Vague
Vague adalah trio asal Jakarta, Indonesia. Bawa earplug kalian karena mereka tidak akan segan-segan memutar knob volume di amplifier mereka sampai ke angka 11! Mereka membawakan rock bising dan intens a la Husker Du dan Dinosar Jr. yang dipadukan dengan agresivitas post-hardcore/revolution summer seperti One Last Wish, Rain, Rites of Spring, dan Dag Nasty.
Simak materi mereka di:
Yes No Wave: http://yesnowave.com/tt00022/

4. Seems Like Yesterday
Siapa yang tak kenal salah satu grup emo/screamo senior di Indonesia ini? Rasanya kami tak perlu berbicara banyak tentang rekam jejak mereka. Oh, satu saja: nampaknya di materi-materi baru mereka yang diunggah di laman bandcamp-nya, mereka mulai memadukan elemen-elemen dari The Wave dan twist-twist mathy a la grup-grup twinkle daddies.
Simak materi mereka di:
Bandcamp: http://seemslikeyesterday.bandcamp.com/

5. woodcabin.
woodcabin. adalah trio berbasis Jatinangor yang memadukan curhat, twist gitar a la math rock, dan pattern-pattern drum inkonvensional a la aksi-aksi twinkle daddies seperti Snowing, Algernon Cadwallader, Malegoat, dan Cap'n Jazz. Humming Mad adalah gig kedua mereka setelah pertunjukkan akustik tak direncanakan di luar Tennis Indoor, Senayan pasca selesainya sebuah konser sebuah grup yang menyatukan mereka di bawah panji curhat-curhat tak berujung. Bisa dibilang ini adalah show pertama mereka dengan format full-band.
Simak materi mereka di:
Yes No Wave: http://yesnowave.com/tt00025/

6. What The Sparrow Did to You
Kitsch dan emo; mereka adalah jawaban atas semua orang yang menganggap musik terlalu serius. What The Sparrow Did to You membawakan kesedihan dengan fun; sebuah ironi. Sama halnya dengan woodcabin., sesi Humming Mad kali ini adalah panggung kedua bagi grup twinkle daddies ini.
Simak materi mereka di:
Soundcloud: https://soundcloud.com/wtsdty

7. Wasted Boys Project
Grup asal Bandung ini memainkan post-hardcore dengan passage-passage post-rock a la grup-grup The Wave seperti Circe Takes The Square, Pianos Become The Teeth, Envy, dan Heaven in Her Arms.

8. Amukredam
Kolektif curhat yang beramunisikan racauan, serapah, rapalan, dan amuk ini membawakan disharmoni antar emoviolence, screamo, post-rock, dan entahlah apa lagi yang mereka padukan ke dalam musiknya. Mereka tak tahu apa yang mereka mainkan, dan mereka tak peduli. Expect madness.
Simak materi mereka di:
Bandcamp: http://sailboatrecords.bandcamp.com/album/first-ep

9. Forever/Always
Forever/Always adalah grup post-hardcore/screamo dengan pengaruh yang cukup kental dari grup-grup berhaluan The Wave.
Simak materi mereka di:
 Soundcloud: https://soundcloud.com/foreverslashalways/paradise-lost/s-1qygz

10. Ultra Enigma
Ultra Enigma adalah grup rock eksperimental asal Jakarta. Walaupun baru terbentuk pada tahun 2012, grup ini terdiri dari wajah-wajah lama dari Nervous Breakdown, The Silent, Dummy, dan Tikam. Simak materi mereka di:
Soundcloud: https://soundcloud.com/abodmu/ultra-enigma-anti-appeasement

For more contacts and infos, feel free to correspond via webs below :
Facebook - https://www.facebook.com/we.hum
Twitter - https://twitter.com/wehumcollective
Tumblr - http://wehum.tumblr.com/

Wednesday, January 16, 2013

We.Hum Collective Presents : Escape #3


VENUE:
Trick Art Gallery, Grand Indonesia Shopping Town, Lantai 5
Jakarta Pusat

TANGGAL:
Sabtu, 19 Januari 2013
15:00 WIB - selesai

HTM:
FREE! (ALL AGES)

***

Sudah lama sejak acara Escape #2 yang diselenggarakan setahun lalu bulan februari, We. Hum kali ini mengadakan kembali acara akustik hangat pada Sabtu, 19 Januari 2012 di Grand Indonesia lantai 5, yang bertajuk Escape #3. Escape adalah line acara We.hum selain Humming Mad, bedanya Escape lebih ke akustik dan performernya tidak bertema. Kali ini We.hum bekerjasama dengan QUB TV, sebuah TV Online yang banyak menyajikan video-video performance akustik dari band-band Indonesia.
Performer yang akan tampil di acara We.hum kali ini adalah 70's Orgasm Club, Hightime Rebellion, Young de Brock dan Titotessa. ketika anda sudah terbiasa mendengarkan mereka secara full band, Escape memberi anda kesempatan untuk menonton mereka memainkan lagu mereka secara akustik.


70's Orgasm Club
adalah band bergenre rock blues dari Bandung. beranggotakan 3 orang yaitu Antrue sebagai gitaris dan vokalis, Galant sebagai bassis dan Gantira sebagai drummer. band yang terbentuk pada tahun 2009 ini terdengar seperti tembang rock tahun 70-an, seperti Jimi Hendric, Koes Plus, bahkan Warkop DKI.

Hightime Rebellion digawangi oleh 6 personel. Miyane sebagai Vokal, Rendy sebagai vokal, gitar akustik dan piano, Adji sebagai gitaris, Pulung sebagai bassis, Jason sebagai gitaris, dan Reza sebagai drummer. band bergenre psychedelic rock asal Jakarta ini sudah mengeluarkan 1 album.

Young de Brock. band blues rock asal Jakarta yang beranggotakan Sabar sebagai vokal, Pottz sebagai gitaris, Babet sebagai gitaris, Haikal sebagai bassis dan Brendong sebagai drummer. musik Young de Brock dipengaruhi oleh band band lawas seperti The Velvet Underground, Jimi Hendrix dan The Doors.

Yang terakhir, Titotessa. duo folk ballad asal Jakarta ini beranggotakan Tito sebagai Gitaris/Vokalis dan Tessa sebagai vokalis. Titotessa adalah pengisi acara Escape yang pertama.

Setelah acara akustik selesai, jangan kemana-mana dulu, karena ada penampilan dari Dub/Reggae dari Jakarta bernama Cek Ombak Project, dan disana juga ada pameran Trick Art Japan, J-Town Urban Da'Crew Custom Toys Exhibition yang ga bisa dilewatin begitu aja. Acara We. Hum kali ini bener-bener total art!

Sedikit mengenai mengapa nama acara "Escape" karena kami ingin sejenak melupakan kecemberutan ibukota, lari darinya barang sejenak dan bersenandung riang. Sesederhana itu, tanpa pretensi.

***

Poster Design by: Toro Elmar (http://www.toroelmar.com)

Contact for more info about this event:
twitter: @wehumcollective
Telp: 083898990183 (Odie)

Sunday, December 30, 2012

Event : Harsh (Humming Mad #7)


Humming Mad #7: HARSH
Sebuah Eksibisi Estetika Inkonvensional

VENUE:
Kafe Toejoeh 9
Jl. Kemang Raya (depan Kemang Food Fest dan dekat Boxmart)
Jakarta Selatan
TANGGAL:
Selasa, 2 Januari 2013
19:00 WIB - selesai
HTM:
Rp.25.000,-

Dalam sesi Humming Mad kali ini, we.hum collective berkesempatan mengadakan sebuah pameran, yakni pameran bunyi. Di sesi Humming Mad ketujuh yang kami beri tajuk HARSH ini, kami ingin mengangkat aksi-aksi musikal yang menggunakan bebunyian inkonvensional sebagai palet berekspresi mereka. Dengan sesi ini, kami ingin menunjukkan bahwasanya bahkan bebunyian yang dipersepsikan oleh khalayak sebagai bebunyian yang (mungkin) tidak nyaman pun dapat dijalin menjadi suatu bentuk kesenian baru yang... Ah maaf maaf, mari kita tinggalkan perbincangan ini sebelum ia menjelma menjadi diskursus seni yang membosankan.
Berikut adalah para penampil yang akan mempertontonkan komposisinya pada sesi Humming Mad kali ini :

1. SANGSAKA WORSHIP
Sangsaka Worship adalah trio noise/experimental asal Jakarta yang digawangi oleh nama-nama yang sudah tak asing lagi di skena noise Indonesia, yaitu Sawi Lieu, Wing Narada Putra (Maverick), dan Al Imran Karim. Mereka sudah mengeluarkan beberapa split-album dengan aksi-aksi lokal lain seperti To Die, grup noisecore asal Jogja dan Augusta, grup noise rock uber-bising yang juga akan turut meramaikan sesi Humming Mad #7 ini.
Rilisan mereka agak susah diperoleh karena tersebar sporadis di situs-situs filehosting antah berantah. Beruntung mereka sempet mendokumentasikan beberapa materi mereka di akun Soundcloud mereka. Tentunya obscurity adalah sebuah nilai tambah bagi jenis musik seperti ini, no?
Diskografi:
- Split with Augusta | Split-Album | Wahana Records, 2012

2. MATAHARIBISU
Mataharibisu adalah proyek Ambient/Electronic/Shoegaze besutan duo Aga Rasyidi Sukandar (Titikkoma) dan Yudistira Abjani. Proyek dibentuk pada tahun 2008 ini memainkan musik electronica berbalut layer-layer gitar yang sedikit-banyak mengacu kepada shoegaze era 90s.
Diskografi:
- Ruang Hampa Menuju Cahaya | Demo | Inmyroom Records
- Chorion Apolysis | Album | Inmyroom Records, 2011

3. AUGUSTA
Augusta adalah aksi noise rock tak pernah absen menampilkan pekik feedback uber-bising di setiap penampilannya. Tidak heran, apabila melihat musisi-musisi yang mempengaruhi mereka seperti Sonic Youth dan Teenage Jesus and The Jerks.
Diskografi:
- Split with Sangsaka Worship | Split-Album | Wahana Records, 2012

4. NEOWAX
Neowax adalah grup indie-rock bermazhabkan no-wave asal Bandung. Di saat anak muda di Bandung saat itu kebanyakan terhanyut oleh arus Britpop dan indie-rock Inggris, Neowax justru memainkan indie-rock a la Amerika yang cenderung lo-fi dan berornamenkan kord-kord inkonvensional. Pada tahun 2012 ini, Neowax baru saja merilis album kedua mereka yang bertajuk “The Convention of Temperamentalia”.
Diskografi:
- Ghost Treat Magic | Album | Hitheroad Records, 2008
- The Convention of Temperamentalia | Album | WawBaw Records, 2012

5. PAIRS
Pairs adalah duo noise-rock asal Shanghai, China. Bila harus mendeskripsikan musik mereka, jujur kami hanya terpikirkan dua kata: lo-fi dan kitschy. Mereka berkunjung ke Indonesia dalam rangka tur Asia Tenggara. Jujur, kami tak mengerti mengapa mereka memilih
menghabiskan natal dan tahun baru dengan melakukan tur. Sama dengan ketidakmengertian kami dengan lirik-lirik dan musik mereka yang absurd.
Diskografi:
- Pairs | Album | Qu Records, 2010
- Summer Sweat | Album | 2011
- Grandparent | Album | 2012
- If This Cockroach Doesn’t Die, I Will | Album | Metal Postcard Records, 2012

Untuk informasi lebih lanjut, sila kunjungi:
Facebook: facebook.com/we.hum
Twitter: @wehumcollective
Blog: http://wehum.tumblr.com/

Thursday, December 6, 2012

News Feature : Havoc (Humming Mad #6)



Setelah bulan november kemarin menggelar Humming Mad #5: Waves yang mendatangkan band Post-Rock dari Australia, Sparkspitter, langsung saja kita sikat bulan Desember ini dengan Humming Mad #6, yang kita beri judul "HAVOC". yes! Humming Mad #6: HAVOC. And this will be the last #HummingMad gig in 2012. So let's bring the destruction to this one! uyeah!
Humming Mad #6 kita kedatangan band Noise Rock, Pigfuck, Indie Rock dari New York, bernama VAZ, yang konon mereka adalah pecahan band Noise Rock mumpuni tahun 90-an bernama Hammerhead.
Vaz akan ditemani beberapa band yang gak kalah keren dan destruktifnya (cieh). Nanti akan ada Vague, trio pujangga Revolution Summer kita, A City Sorrow Built, Trio Screamo/post-rock yang punya aksi panggung yang emosional, Depriver, salah satu nominator ICEMA 2012 kategori Best Noise yang kita banggakan, dan juga The Spikeweed, band punk rock ramones-eque yang up-beat.

Berikut detail acara kita:

We. Hum Collective Presents
Humming Mad #6: HAVOC

Tuesday, 11 December 2012

at:
Kafe Toejoeh 9
Jl. Kemang Raya (depan Kemang Food Fest dan dekat Boxmart)
Jakarta Selatan

Time: 18.00 WIB - Selesai

Ticket:
Rp. 20.000,- (Free First Drink)

Band Info:
01. Vaz
Vaz adalah sebuah band Noise-Rock asal New York, Amerika Serikat. Band yang terdiri dari tiga orang ini adalah sebelumnya pecahan dari Band Noise Rock Highly Influential era 90-an bernama Hammerhead. Album terakhir Vaz "Chartreuse Bull" yang dirilis tahun lalu mendapatkan respons positif dari Pitchfork dan The Village Voice.

Discography:
- Chartreuse Bull | LP | Sleeping Giant Glossolalia Records, 2011

02. Vague
Band Post-Hardcore dari Jakarta ini membawakan musik yang kembali mengingatkan kita akan kejayaan Fugazi Rites of Spring, Embrace, One Last Wish, & Jawbreaker. Buat yang pengen merasakan masa-masa Revolution Summer, aksi dari Vague ga boleh dilewatkan.

Discography:
- Demo 2011 | Wastedrockers, 2011
- Vague EP | Tsefula/Tsefuelha Records, 2012


03. A City Sorrow Built
Trio yang datang jauh-jauh dari Ubud, Bali ini membawakan Screamo dicampur adukkan dengan elemen-elemen Post-Rock dengan memasukkan unsur Lo-Fi disetiap rekamannya.  Kalau kalian suka dengar musik-musik emosional dengan struktur Quiet-Loud-Quiet macem Envy, Funeral Diner, Raein, dan Heaven In Her Arms pasti bakal suka sama A City Sorrow Built. Aksi panggungnya pun sangat-sangat emosional, siap-siap diteriakin di depan muka.

Discography:
- Songs | EP | Sailboat Records, 2011
- No Sleep Till Cengkareng | Compilations | StoneAge Records, 2012


04. Depriver
Kalo kalian penikmat scene musik noise, dan mengetahui sebuah band cybergrind/noisecore bernama Individual Distortion, Depriver adalah projekan dari personil satu-satunya Individual Distortion. Mencoba meramu Hardcore dengan Shoegaze dan mungkin dengan sedikit Doom, blackmetal ataupun Screamo. Buat yang suka galau dan menjedutkan kepala ke tembok, mungkin tambah asik jikalau sambil mendengarkan Depriver. Dan Depriver pada 2012 baru saja mendapatkan nominasi ICEMA 2012 untuk kategori Best Noise Music.

Discography:
- Poignant and Turmoil | EP | Hujan Rekords, 2011
- No Sleep Till Cengkareng | Compilations | StoneAge Records, 2012

05. The Spikeweed
Band Punk Rock yang konon mendapatkan namanya dari salah satu karakter di game Plant Vs Zombie ini membawakan punk rock tradisional seperti yang dibawakan oleh Ramones, Screeching Weasels, The Queers, maupun Descendents. Tahun depan rencananya akan merilis Full Album.

Discography:
- Nerdy Girl 0406-03 Hours | EP | Mafia Record, 2011

========================

Poster Done by:
Karin Josephine (http://regulettes.tumblr.com)

See ya there!

Kalo ada apa-apa, hubungi kami aja disini:
Twitter: @wehumcollective
Telp: 085692165944 (Odie)

Sunday, October 28, 2012

Calendar Event : Waves (Humming Mad #5)



NAMA ACARA:
“Humming Mad #5: Waves”

VENUE:
Demajors
Jl. Gandaria 1 no.57 A
Jakarta-Selatan


WAKTU:
19:00 WIB - selesai

HTM:
Rp.25.000,-

BAND:

01. SPARKSPITTER
Sparkspitter adalah sebuah band math-rock / post-rock asal Adelaide, Australia. Band yang terdiri dari tiga orang ini didirikan pada tahun 2011. Band baru ini pun langsung mendapat perhatian dari Triple J, jaringan radio nasional di Australia, yang banyak menjadi sumber dari ‘musik alternatif’ di Benua Kangguru tersebut.

Discography:
- Sparkspitter | EP | self-released, 2012
- Fearsplishing | maxi-single | self-released, 2012

02. ANSAPHONE
Ansaphone  adalah salah satu band lokal paling awal yang memainkan post-rock modern dengan dinamika “quiet-loud-quiet-loud-quiet”, sehingga banyak yang menyebut mereka sebagai salah satu band-post-rock tertua di Indonesia.

Band post-rock / space-rock asal Bandung yang berdiri sejak awal periode 2000-an ini sudah memiliki cukup banyak rilisan dan jam terbang. Mereka pun berencana untuk merilis sesuatu yang baru di tahun 2013.

Discography:
- “Hello Stranger” | demo | self-released, 2007
- Various Artists – Wasted Rockers vol.1 | compilation | Yes No Wave, 2009
- Moning Lights Recover | EP | Clarity, 2009
- “Fading Away” | single | self-released, 2010
- Various Artists – Ansaphone / The Tomatometers | split-album | Dufflecoat Records, 2011
- Various Artists – Pemberontakan Norma: A Tribute to Koil vol.2 | compilation | Koil Killer Klub, 2011

03. THE MATILDA TORTOR
The Matilda Tortor adalah proyek solo boredtronica / experimental milik Angkuy dari well-know local indietronica act, Bottlesmoker. Proyek ini umurnya sama tuanya dengan Bottlesmoker. Berdiri sejak tahun 2005, namun baru pada tahun 2011 mengeluarkan debut EP-nya yang berjudul Chico Normales. Materi-materi yang dirilis di dalamnya pun merupakan lagu-lagu yang direkam pada periode tahun 2005-2009.

Discography:
- Chico Normales | EP | self-released, 2011

ORGANIZER:

WE.HUM COLLECTIVE
We.Hum Collective adalah sebuah kolektif yang didirikan oleh beberapa anak muda Jakarta pada tahun 2011. Kolektif ini menggelar gig-gig DIY yang khusus mempromosikan underrated music. Selain itu, We.Hum Collective juga menjadi booking-agent untuk DIY overseas touring bands.

Beberapa artis luar yang pernah ditangani gig-nya oleh We.Hum Collective adalah: Cloud Mouth (US), Wells (Aussie), Paris In The Making (S’pore), dll.

(http://wehum.tumblr.com/ | http://www.facebook.com/we.hum)

WASTED ROCKERS
Wasted Rockers (WR) adalah sebuah media kecil dari antah-berantah.

Wednesday, July 4, 2012

Humming Mad #4 : Triumph Flyer


Press Rilis HUMMING MAD #4 : TRIUMPH


HUMMING MAD #4 TRIUMPH

Sebuah Perayaan Kemenangan


Akhirnya tiba juga sesi ke empat dari Humming.Mad, sebuah sekuel dari perayaan rutin yang kami beri nama TRIUMPH; kemenangan. Secara kebetulan, namun intensional, Humming Mad kali ini bertepatan dengan bertambahnya satu tahun we.hum collective, membuat perayaan kali ini lebih sebagai pesta kemenangan atas bertambah tuanya we.hum collective, dan atas kemenangankemenangan yang telah dicapai pada perayaan-perayaan sebelumnya.

Monday, March 26, 2012

Here Comes The Neighborhood : RADIO HEY HO!



Akhirnya setelah diujicobakan terhadap ujian yang berkepanjangan akhirnya kami selaku pegawai dan pengurus StoneAge Records telah meresmikan Radio Hey Ho! sebagai wadah media promosi, uneg-uneg, sampai tempat bergunjing #lho@!#%.

Thursday, December 15, 2011

New Logo : The Press Release




Halo sebelumnya :D mungkin anda bertanya-tanya apa maksud adanya posting yang bergambar ampli ini. Pertama-tama saya ingin sampaikan bahwa ini merupakan sebuah logo baru dari StoneAge Records. Menurut kami logo merupakan logo terbaik (berdasarkan selera kami tentunya :p).

Wednesday, November 2, 2011

TEKNIK ELEKTRO : A Collaboration Project By Hujan! Rekords And StoneAge Records


Satu tahun yang lalu saya dikontak oleh Rizkan Al Maududy founder dari Stone Age Records via message di jejaring sosial Facebook, isinya kurang lebih seperti ini “Halo lang…Ane kan diajakin rilis lang kompilasi buat musik elektronik lang,

Tuesday, September 6, 2011

Kembali Mengudara : Radio Hey Ho!



Setelah cukup lama vakum karena disibuki rutinitas,Radio Hey Ho! akhirnya mengudara kembali. Masih dalam berbentuk podcast, radio ini kali ini berformat lebih santai dari edisi sebelumnya dan di-update se-update mungkin :)

Friday, August 12, 2011

Distraction Zine #4



Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih dan maaf sebelumnya kepada Iman yang telah mengirimkan saya sebuah paket bingkisan cantik berisi Distraction Zine #4 (maaf soalnya baru naik tulisannya hehe!).

Friday, July 29, 2011

Sebuah Interview Dengan Indra Menus, Frontman To Die


Indra Menus, seorang frontman, otak yang berada di balik To Die, dan juga personil tetap dari awal To Die berdiri, bercerita tentang bandnya dari pemilihan nama hingga teknik perekamannya di dalam interview ini. Silahkan disimak!

Wednesday, July 27, 2011

Para Pemadu Dosa : To Die



Bermula di tahun 1998 ketika 3 orang siswa satu SMU : Indra a.k.a Menuz, Rossi serta Anton, yang menemukan kesamaan interest dengan musik punk rock. Akhirnya mereka sepakat untuk mendirikan sebuah band punk rock yang awalnya mengkover Green Day, dengan nama TODAY IS CHAOS, dinamakan sesuai dengan keadaan di Indonesia pada saat itu.

Monday, June 20, 2011

Kompilasi Audio-Visual Tribute to The Velvet Underground : Tomorrow's Parties



Kompilasi karya para partisipan pameran audio-visual yang bertajuk Tomorrow’s Parties—Tribute to The Velvet Underground yang diselenggarakan pada tanggal 19-20 Juni 2010 di Museum of Mind, Surabaya.
Kompilasi ini menggunakan Creative Commons the Attribution-Noncommercial-
Share Alike 3.0 Unported Licenseseluruh karya dikompilasi oleh cunt and paste

Wednesday, June 1, 2011

Debut Album dari Social Black Yelling



Telah beredar sebuah Full album dari gerombolan thrash metal muda asal Jakarta, Social Black Yelling.

Saturday, April 23, 2011

Zine Documentation



Keberadaan zine dan newsletter dari subkultur memang tidak dapat dielakan peranannya. Selain sebagai media promosi, zine dan newsletter juga telah menjadi satu wacana provokasi dari ide-ide yang dianut oleh para penulisnya secara personal.

Saturday, April 9, 2011

Pertambangan Pasir Besi di Pesisir Kulon Progo: dari Ecocide menuju Genocide




BERTANI ATAU MATI!

SEBARLUASKAN POSTER INI!!!

Pertambangan Pasir Besi di Pesisir Kulon Progo: dari Ecocide menuju Genocide
(Iron Mining in Kulon Progo District of Indonesia: from Ecocide to Genocide)

Thursday, April 7, 2011

Out Now for Free!!! DxC split with Off White Pegasus



Sebuah proyekan kamar dari founder Spirit of Youth, Dicka, bernama DxC telah merilis split EP-nya bersama Off White Pegasus via netlabel asal Amerika Serikat, Robo! Robotica Records.

Out Soon!!! Social Black Yelling Debut Album



Social Black Yelling akan merilis debut albumnya berjudul "Mankind Under Condempnation".
Bila yang belum tahu sebelumnya, Social Black Yelling merupakan sebuah aksi Thrash Metal asal Jakarta yang memainkan riff ekstrim thrash metal era Kreator "Extreme Aggression" hingga Metallica era Cliff Burton.